Berturut Turut Pesawat Sukhoi Cassa Tergelincir Di Bandara Hasanuddin
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9333373/original/096158800_1787748801-Codex_Image_Aug_26__2026__06_44_03_PM.jpg)
Taufan juga mengatakan seluruh penumpang pesawat Cassa yang tergelincir tersebut, sudah dievakuasi petugas.
Insiden pesawat Cassa tersebut terjadi dua hari berturut-turut dengan kejadian pesawat TNI Angkatan Udara lainnya di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Menurut Taufan, petugas bandara mendapat informasi dari Air Traffic Control (ATC) mengenai pesawat Cassa yang tergelincir saat mendarat.
Harianjogja.com, MAKASSAR—Pesawat Cassa milik TNI Angkatan Udara tergelincir di kawasan landasan pacu Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Maros, Sulawesi Selatan, Selasa (25/8/2026). Insiden tersebut terjadi di landasan pacu utara-selatan atau runway 03-21 pada pukul 11.25 WITA.
/data/photo/2026/08/25/6a8d4a16e1050.jpg)
Awalnya pesawat Cassa tersebut dilaporkan tergelincir saat berada di runway 03-21. Petugas bandara bersama pihak terkait kemudian melakukan proses penanganan untuk mengevakuasi pesawat dari area landasan.
Untuk insiden Cassa, pesawat tergelincir di runway 03-21, sedangkan jet tempur Sukhoi sebelumnya mengalami insiden di landasan pacu sisi barat.
PGS Branch Communication and CSR Department Head Bandara Sultan Hasanuddin, Taufan Yudhistira membenarkan adanya pesawat Cassa yang sedang tergelincir di salah satu landasan pacu tersebut.
"Operasional penerbangan di Bandara Sultan Hasanuddin berjalan dengan normal, karena bandara ini terdapat dua runway dan semuanya dapat beroperasi," kata Taufan dalam Breaking News KompasTV, Selasa.
/data/photo/2026/08/18/6a839cb6b9392.jpg)
Baca Juga: Insiden Pesawat Tergelincir di Bandara Sultan Hasanuddin, Terjadi Dua Kali Berturut-turut
"Terkait dengan video viral di media sosial, kami sampaikan bahwa memang terjadi hal tersebut di landasan pacu sisi barat (runway 13) di Bandara Sultan Hasanuddin," ujarnya membenarkan insiden tersebut.
Dengan telah dievakuasinya pesawat Cassa, landasan pacu yang sebelumnya menjadi lokasi kejadian telah dikosongkan dari pesawat tersebut. Sementara operasional penerbangan di Bandara Sultan Hasanuddin tetap berlangsung menggunakan runway 13-31.
Sebelumnya tepatnya pada Senin (24/8/2026), satu unit pesawat tempur jenis Sukhoi diduga mengalami overrun atau keluar landasan pacu di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

Baca Juga: Pesawat Tergelincir di Bandara Sultan Hasanuddin: Penumpang Sudah Dievakuasi, Tidak Ada Korban Jiwa
Dalam keterangan resminya Taufan Yudhistira mengatakan personel bandara saat ini masih menangani kejadian tersebut.
Sehari sebelumnya, sebuah jet Sukhoi milik TNI Angkatan Udara (AU) juga dilaporkan tergelincir di sisi barat landasan pacu (runway 13).
Pada peristiwa Sukhoi tersebut, kecelakaan tidak sampai mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Taufan sebelumnya mengatakan insiden terjadi di runway 13 saat pesawat tempur tersebut melakukan pendaratan.
"Memang benar terjadi kejadian tersebut di Bandara Sultan Hasanuddin, landasan pacu Utara-Selatan (runway 03-21)," ucap Taufan dalam keterangannya, Selasa siang.
Meski dalam dua hari berturut-turut terjadi insiden pesawat tergelincir di Bandara Sultan Hasanuddin, Taufan menegaskan operasional penerbangan tetap berjalan normal dan tidak terganggu.
Insiden itu terjadi di landasan pacu utara-selatan (runway 03-21) Bandara Sultan Hasanuddin pada Selasa (25/8) pada pukul 11.25 WITA.
Baca juga: Penyebab Sukhoi TNI AU Tergelincir Keluar Landasan Pacu di Maros Sulsel
BACA JUGA:Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Sambut Penerbangan Langsung Citilink Rute Yogyakarta
"Berdasarkan video viral yang beredar melalui media sosial, memang benar telah terjadi kejadian tersebut di Bandara Sultan Hasanuddin di landasan pacu utara-selatan (runway 03-21)," kata Taufan Yudhistira.
MAROS, KOMPAS.TV - Pesawat Cassa yang diduga milik TNI, tergelincir di Bandara Sultan Hasanuddin, Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (25/8/2026).
"Karena dua runway ini semua sudah beroperasi, penerbangan normal, operasional bandara juga normal," tegasnya.
Taufan menegaskan lokasi tergelincirnya pesawat Cassa berbeda dengan insiden pesawat tempur Sukhoi Su-30 MK2 milik TNI AU yang terjadi sehari sebelumnya.
Taufan menambahkan, saat ini tim dan personel dari pihak bandara telah diterjunkan ke lokasi untuk menangani evakuasi dan pengamanan di sekitar area kejadian.
Penanganan pesawat Sukhoi dilakukan petugas gabungan. Perkembangan terbaru menunjukkan pesawat tersebut telah berhasil ditarik kembali ke landasan.
Sebelumnya, setelah insiden tergelincirnya pesawat tempur Sukhoi Su-30 MK2 milik TNI AU, beredar sejumlah video yang memperlihatkan pesawat Cassa milik TNI AL berada di luar landasan pacu.
Baca juga: Pesawat Jatuh di Kawasan Militer Alaska, 8 Orang Tewas, In Penyebabnya
Dalam keterangan resminya, Taufan mengatakan insiden tersebut terjadi di runway 03-21. Informasi mengenai kejadian itu juga muncul setelah video yang memperlihatkan pesawat Cassa beredar melalui media sosial.
"Informasi mengenai pesawat Cassa tergelincir memang benar dan saat ini sedang dalam penanganan," ujar Taufan di Makassar, Selasa sebagaimana diberitakan Antara.
Proses evakuasi menggunakan mobil derek khusus pesawat dan selesai sekitar pukul 15.15 WITA. Pesawat selanjutnya dipindahkan ke lokasi yang aman untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Liputan6.com, Jakarta - Dalam tiga hari berturut-turut, tiga pesawat mengalami kendala di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar. Insiden melibatkan pesawat sipil hingga pesawat militer, dengan jenis masalah yang berbeda.
"Berdasarkan video viral yang beredar melalui media sosial, memang benar telah terjadi kejadian tersebut di Bandara Sultan Hasanuddin di landasan pacu utara-selatan (runway 03-21)," kata Taufan Yudhistira.
Dia mengatakan proses evakuasi pesawat dilakukan setelah insiden tersebut terjadi.
Peristiwa tergelincirnya pesawat Cassa ini menjadi insiden kedua yang terjadi di Bandara Sultan Hasanuddin dalam dua hari terakhir.
Pewarta: Muh. HasanuddinEditor: Risbiani Fardaniah Copyright © ANTARA 2026
Pesawat tersebut keluar dari landasan pacu (runway) 03-21 atau landasan pacu Utara-Selatan sekitar pukul 11.25 Wita.
"Informasi mengenai pesawat Cassa tergelincir memang benar dan saat ini sedang dalam penanganan," ujarnya.
Terkait hal itu, Taufan menjelaskan kejadian tergelincirnya dua pesawat itu terjadi di landasan pacu yang berbeda.
Branch Communication PT Angkasa Pura Sultan Hasanuddin, Taufan Yudhistira, menyebut insiden tersebut tidak mengganggu operasional penerbangan.
Dalam kesempatan itu, dia turut menanggapi dua kejadian pesawat tergelincir yang terjadi berturut-turut di landasan pacu Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Pada 24 Agustus 2026, Sukhoi Su-30 MK2 tergelincir di Runway 13 saat menjalani pengujian setelah pemeliharaan tingkat berat. Kendala terjadi ketika sistem pengereman pesawat tidak berfungsi secara maksimal.
Meski melibatkan pesawat tempur, aktivitas penerbangan komersial di Bandara Sultan Hasanuddin saat itu tidak terganggu. Operasional penerbangan tetap berlangsung menggunakan landasan pacu sisi utara-selatan atau runway 03-21.
Kejadian serupa terjadi kembali di landasan pacu utara-selatan dengan pesawat berbeda yakni pesawat Cassa. (dri)
Insiden pesawat tergelincir itu terjadi selama dua hari berturut-turut, dimana sehari sebelumnya jet tempur Sukhoi milik TNI Angkatan Udara (AU) tergelincir di landasan pacu sisi barat (runway 13).
Pesawat Cassa tersebut kemudian disebut mengalami insiden saat berada di kawasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.
Insiden pesawat Cassa ini terjadi sehari setelah jet tempur Sukhoi milik TNI AU juga mengalami insiden tergelincir di Bandara Sultan Hasanuddin pada Senin 24 Agustus 2026.
Pesawat Cassa TNI AL Tergelincir di Bandara Hasanuddin, Ini Penjelasan Angkasa Pura
Makassar, VIVA – Pesawat jenis Cassa milik TNI tergelincir di landasan pacu (runway) utara-selatan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Selasa 25 Agustus 2026.