Foto H 13 Karhutla Di Kampar Riau Api Belum Padam
/data/photo/2026/07/16/6a582e9913269.jpg)
Hujan ringan hingga sedang sempat turun selama sekitar 30 menit di lokasi tersebut, namun belum mampu memadamkan api secara keseluruhan.
Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Pembakaran Lahan untuk Kebun Sawit di Pelalawan Riau yang Diduga Picu Karhutla
Namun, sebut Ilham, kepala api di sisi timur belum dapat dijangkau karena tidak ada akses jalan.
Di Desa Kerumutan, misalnya, tim harus menghadapi bahan bakar yang padat serta jarak menuju titik api yang cukup jauh.
/data/photo/2026/08/10/6a79d1daad415.jpg)
"Lokasi pertama berada di Desa Kerumutan, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan dengan perkiraan luas 15 hektar. Penanganan telah memasuki hari keenam, status belum padam dan pemadaman lebih lanjut sedang dilakukan," katanya dalam pernyataan yang diterima di Pekanbaru, Rabu (5/8/2026) dikutip dari Antara.
Proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Riau menghadapi sejumlah tantangan yang cukup kompleks.
Kebakaran di wilayah Inderagiri Hulu, tepatnya di Desa Sungai Guntung Hilir, juga masih dalam tahap penanganan. Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 20 hektare dan hingga kini api belum sepenuhnya padam.
Sebaran api memanjang 2,25 kilometer arah Barat-Timur dan 3 kilometer arah Utara-Selatan.
Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Pembakaran Lahan untuk Kebun Sawit di Pelalawan Riau yang Diduga Picu Karhutla
"Saat ini api belum padam dan berasap tebal," sebut Ilham kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Senin malam.
Baca juga: Enam Kecamatan di Aceh Barat Dilanda Karhutla, Meluas hingga 20,5 Hektare
Ilham mengatakan, proses pemadaman titik api karhutla sudah memasuki hari kedelapan.
Baca juga: Karhutla Selimuti Tol Kayuagung-Palembang, Jarak Pandang Sempat Terganggu
PEKANBARU, KOMPAS.com - Pusat Pengendalian Kebakaran Hutan Manggala Agni Sumatera dari Kementerian Kehutanan Republik Indonesia terus berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Provinsi Riau.
Selain pemadaman dari darat, titik api juga digempur dari udara menggunakan helikopter water bombing.
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT
PEKANBARU, KOMPAS.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) cukup besar terjadi di Desa Sungai Guntung, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, Senin (10/8/2026).
Fokus sebagian tim gabungan hari ini melakukan kegiatan pembukaan akses jalur masuk dengan alat berat untuk memutus kepala api.
Baca juga: Lebih dari 100 Titik Panas di Ketapang, BPBD Ungkap Kendala Pemadaman Karhutla
Dari beberapa lokasi tersebut, sebagian besar kebakaran masih belum sepenuhnya padam dan terus dilakukan upaya pemadaman lanjutan.
"Luas lahan terbakar yang berhasil kami padamkan sekitar 10,9 hektar. Sisanya masih proses dan dilanjutkan keesokan harinya," kata Ilham.
Proses ini tidak hanya menghadapi kendala teknis di lapangan, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor cuaca dan kondisi vegetasi yang mudah terbakar.
Hujan ringan hingga sedang sempat turun selama sekitar 30 menit di lokasi tersebut, namun belum mampu memadamkan api secara keseluruhan.
Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Pembakaran Lahan untuk Kebun Sawit di Pelalawan Riau yang Diduga Picu Karhutla
Namun, sebut Ilham, kepala api di sisi timur belum dapat dijangkau karena tidak ada akses jalan.
Di Desa Kerumutan, misalnya, tim harus menghadapi bahan bakar yang padat serta jarak menuju titik api yang cukup jauh.
"Lokasi pertama berada di Desa Kerumutan, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan dengan perkiraan luas 15 hektar. Penanganan telah memasuki hari keenam, status belum padam dan pemadaman lebih lanjut sedang dilakukan," katanya dalam pernyataan yang diterima di Pekanbaru, Rabu (5/8/2026) dikutip dari Antara.
Proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Riau menghadapi sejumlah tantangan yang cukup kompleks.
Kebakaran di wilayah Inderagiri Hulu, tepatnya di Desa Sungai Guntung Hilir, juga masih dalam tahap penanganan. Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 20 hektare dan hingga kini api belum sepenuhnya padam.
Sebaran api memanjang 2,25 kilometer arah Barat-Timur dan 3 kilometer arah Utara-Selatan.
Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Pembakaran Lahan untuk Kebun Sawit di Pelalawan Riau yang Diduga Picu Karhutla
"Saat ini api belum padam dan berasap tebal," sebut Ilham kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Senin malam.
Baca juga: Enam Kecamatan di Aceh Barat Dilanda Karhutla, Meluas hingga 20,5 Hektare
Ilham mengatakan, proses pemadaman titik api karhutla sudah memasuki hari kedelapan.
Baca juga: Karhutla Selimuti Tol Kayuagung-Palembang, Jarak Pandang Sempat Terganggu
PEKANBARU, KOMPAS.com - Pusat Pengendalian Kebakaran Hutan Manggala Agni Sumatera dari Kementerian Kehutanan Republik Indonesia terus berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Provinsi Riau.
Selain pemadaman dari darat, titik api juga digempur dari udara menggunakan helikopter water bombing.
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT
PEKANBARU, KOMPAS.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) cukup besar terjadi di Desa Sungai Guntung, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, Senin (10/8/2026).
Fokus sebagian tim gabungan hari ini melakukan kegiatan pembukaan akses jalur masuk dengan alat berat untuk memutus kepala api.
Baca juga: Lebih dari 100 Titik Panas di Ketapang, BPBD Ungkap Kendala Pemadaman Karhutla
Dari beberapa lokasi tersebut, sebagian besar kebakaran masih belum sepenuhnya padam dan terus dilakukan upaya pemadaman lanjutan.
"Luas lahan terbakar yang berhasil kami padamkan sekitar 10,9 hektar. Sisanya masih proses dan dilanjutkan keesokan harinya," kata Ilham.
Proses ini tidak hanya menghadapi kendala teknis di lapangan, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor cuaca dan kondisi vegetasi yang mudah terbakar.
Hujan ringan hingga sedang sempat turun selama sekitar 30 menit di lokasi tersebut, namun belum mampu memadamkan api secara keseluruhan.
Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Pembakaran Lahan untuk Kebun Sawit di Pelalawan Riau yang Diduga Picu Karhutla
Namun, sebut Ilham, kepala api di sisi timur belum dapat dijangkau karena tidak ada akses jalan.
Di Desa Kerumutan, misalnya, tim harus menghadapi bahan bakar yang padat serta jarak menuju titik api yang cukup jauh.
"Lokasi pertama berada di Desa Kerumutan, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan dengan perkiraan luas 15 hektar. Penanganan telah memasuki hari keenam, status belum padam dan pemadaman lebih lanjut sedang dilakukan," katanya dalam pernyataan yang diterima di Pekanbaru, Rabu (5/8/2026) dikutip dari Antara.
Proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Riau menghadapi sejumlah tantangan yang cukup kompleks.
Kebakaran di wilayah Inderagiri Hulu, tepatnya di Desa Sungai Guntung Hilir, juga masih dalam tahap penanganan. Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 20 hektare dan hingga kini api belum sepenuhnya padam.
Sebaran api memanjang 2,25 kilometer arah Barat-Timur dan 3 kilometer arah Utara-Selatan.