Kebakaran Lahan Di Kulon Progo Api Muncul Di Bendungan Kamijoro

Gambar ilustrasi Kebakaran Lahan Di Kulon Progo Api Muncul Di Bendungan Kamijoro

Melansir laman Polres Kulon Progo, kebakaran lahan memang menjadi salah satu potensi bencana yang perlu diwaspadai di Kulon Progo selama musim kemarau.

"Kita menghadapi El Nino yang kemungkinan sampai tahun 2027 akan menyebabkan banyak hal. Mudah-mudahan tidak berkepanjangan," ungkapnya.

Salah satunya akun @adawiyahriwan yang mengaku tinggal sekitar 20 kilometer dari lokasi kebakaran.

Sementara itu, Kapolres Kulon Progo AKBP Ridho Hidayat mengatakan kondisi iklim yang kering dapat meningkatkan potensi berbagai dampak, termasuk kebakaran.

Read more

Warganet lain juga mempertanyakan penyebab kebakaran tersebut, termasuk kemungkinan kaitannya dengan kondisi cuaca.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko mengatakan kondisi iklim membutuhkan kesiapsiagaan dari berbagai pihak.

"20km dari rumahku dan dari tadi tumben banget bau asep apakah asep ini, tapi 20km apakah kecium," tulisnya.

"Tapi ini lumayan dari tadi karena gak pernah bau asep sebelumnya dan bener bener bau yang bau banget," lanjutnya.

Read more

Hingga berita ini ditulis ini, penyebab kebakaran lahan di Ngentakrejo pada Senin petang belum diketahui. Belum ada informasi resmi yang memastikan apakah kebakaran dipicu kondisi cuaca, kelalaian, atau faktor lainnya.

Kabar kebakaran itu kemudian turut menjadi perbincangan warganet di media sosial Threads. Sejumlah pengguna mengaku mencium bau asap dari wilayah tempat tinggal mereka.

Polres Kulon Progo sebelumnya menggelar apel kesiapan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai langkah antisipasi meningkatnya risiko kebakaran selama musim kemarau.

Informasi mengenai kebakaran tersebut dibagikan akun Instagram Kabar Kulonprogo. Dalam unggahannya, akun tersebut menyebut kebakaran terjadi di area lahan Ngentakrejo pada Senin petang.

Kebakaran lahan dilaporkan terjadi di wilayah Ngentakrejo, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin (24/8) petang. Api disebut muncul di kawasan selatan Bendungan Kamijoro, di sekitar Sungai Progo.

Read more

Melansir laman Polres Kulon Progo, kebakaran lahan memang menjadi salah satu potensi bencana yang perlu diwaspadai di Kulon Progo selama musim kemarau.

"Kita menghadapi El Nino yang kemungkinan sampai tahun 2027 akan menyebabkan banyak hal. Mudah-mudahan tidak berkepanjangan," ungkapnya.

Salah satunya akun @adawiyahriwan yang mengaku tinggal sekitar 20 kilometer dari lokasi kebakaran.

Sementara itu, Kapolres Kulon Progo AKBP Ridho Hidayat mengatakan kondisi iklim yang kering dapat meningkatkan potensi berbagai dampak, termasuk kebakaran.

Warganet lain juga mempertanyakan penyebab kebakaran tersebut, termasuk kemungkinan kaitannya dengan kondisi cuaca.

Read more

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko mengatakan kondisi iklim membutuhkan kesiapsiagaan dari berbagai pihak.

"20km dari rumahku dan dari tadi tumben banget bau asep apakah asep ini, tapi 20km apakah kecium," tulisnya.

"Tapi ini lumayan dari tadi karena gak pernah bau asep sebelumnya dan bener bener bau yang bau banget," lanjutnya.

Hingga berita ini ditulis ini, penyebab kebakaran lahan di Ngentakrejo pada Senin petang belum diketahui. Belum ada informasi resmi yang memastikan apakah kebakaran dipicu kondisi cuaca, kelalaian, atau faktor lainnya.

Kabar kebakaran itu kemudian turut menjadi perbincangan warganet di media sosial Threads. Sejumlah pengguna mengaku mencium bau asap dari wilayah tempat tinggal mereka.

Polres Kulon Progo sebelumnya menggelar apel kesiapan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai langkah antisipasi meningkatnya risiko kebakaran selama musim kemarau.

Informasi mengenai kebakaran tersebut dibagikan akun Instagram Kabar Kulonprogo. Dalam unggahannya, akun tersebut menyebut kebakaran terjadi di area lahan Ngentakrejo pada Senin petang.

Kebakaran lahan dilaporkan terjadi di wilayah Ngentakrejo, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin (24/8) petang. Api disebut muncul di kawasan selatan Bendungan Kamijoro, di sekitar Sungai Progo.

Melansir laman Polres Kulon Progo, kebakaran lahan memang menjadi salah satu potensi bencana yang perlu diwaspadai di Kulon Progo selama musim kemarau.

"Kita menghadapi El Nino yang kemungkinan sampai tahun 2027 akan menyebabkan banyak hal. Mudah-mudahan tidak berkepanjangan," ungkapnya.

Salah satunya akun @adawiyahriwan yang mengaku tinggal sekitar 20 kilometer dari lokasi kebakaran.

Sementara itu, Kapolres Kulon Progo AKBP Ridho Hidayat mengatakan kondisi iklim yang kering dapat meningkatkan potensi berbagai dampak, termasuk kebakaran.

Warganet lain juga mempertanyakan penyebab kebakaran tersebut, termasuk kemungkinan kaitannya dengan kondisi cuaca.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko mengatakan kondisi iklim membutuhkan kesiapsiagaan dari berbagai pihak.

"20km dari rumahku dan dari tadi tumben banget bau asep apakah asep ini, tapi 20km apakah kecium," tulisnya.

"Tapi ini lumayan dari tadi karena gak pernah bau asep sebelumnya dan bener bener bau yang bau banget," lanjutnya.

Hingga berita ini ditulis ini, penyebab kebakaran lahan di Ngentakrejo pada Senin petang belum diketahui. Belum ada informasi resmi yang memastikan apakah kebakaran dipicu kondisi cuaca, kelalaian, atau faktor lainnya.

Kabar kebakaran itu kemudian turut menjadi perbincangan warganet di media sosial Threads. Sejumlah pengguna mengaku mencium bau asap dari wilayah tempat tinggal mereka.

Polres Kulon Progo sebelumnya menggelar apel kesiapan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai langkah antisipasi meningkatnya risiko kebakaran selama musim kemarau.

Informasi mengenai kebakaran tersebut dibagikan akun Instagram Kabar Kulonprogo. Dalam unggahannya, akun tersebut menyebut kebakaran terjadi di area lahan Ngentakrejo pada Senin petang.

Kebakaran lahan dilaporkan terjadi di wilayah Ngentakrejo, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin (24/8) petang. Api disebut muncul di kawasan selatan Bendungan Kamijoro, di sekitar Sungai Progo.

Melansir laman Polres Kulon Progo, kebakaran lahan memang menjadi salah satu potensi bencana yang perlu diwaspadai di Kulon Progo selama musim kemarau.

"Kita menghadapi El Nino yang kemungkinan sampai tahun 2027 akan menyebabkan banyak hal. Mudah-mudahan tidak berkepanjangan," ungkapnya.

Salah satunya akun @adawiyahriwan yang mengaku tinggal sekitar 20 kilometer dari lokasi kebakaran.

Sementara itu, Kapolres Kulon Progo AKBP Ridho Hidayat mengatakan kondisi iklim yang kering dapat meningkatkan potensi berbagai dampak, termasuk kebakaran.

Warganet lain juga mempertanyakan penyebab kebakaran tersebut, termasuk kemungkinan kaitannya dengan kondisi cuaca.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko mengatakan kondisi iklim membutuhkan kesiapsiagaan dari berbagai pihak.

"20km dari rumahku dan dari tadi tumben banget bau asep apakah asep ini, tapi 20km apakah kecium," tulisnya.

"Tapi ini lumayan dari tadi karena gak pernah bau asep sebelumnya dan bener bener bau yang bau banget," lanjutnya.

Hingga berita ini ditulis ini, penyebab kebakaran lahan di Ngentakrejo pada Senin petang belum diketahui. Belum ada informasi resmi yang memastikan apakah kebakaran dipicu kondisi cuaca, kelalaian, atau faktor lainnya.

Kabar kebakaran itu kemudian turut menjadi perbincangan warganet di media sosial Threads. Sejumlah pengguna mengaku mencium bau asap dari wilayah tempat tinggal mereka.

Polres Kulon Progo sebelumnya menggelar apel kesiapan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai langkah antisipasi meningkatnya risiko kebakaran selama musim kemarau.

Informasi mengenai kebakaran tersebut dibagikan akun Instagram Kabar Kulonprogo. Dalam unggahannya, akun tersebut menyebut kebakaran terjadi di area lahan Ngentakrejo pada Senin petang.