Rumor Dedi Mulyadi Pindah Ke Psi Gerindra Buka Suara

Gambar ilustrasi Rumor Dedi Mulyadi Pindah Ke Psi Gerindra Buka Suara

Baca Juga:Kabar Gembira! Dedi Mulyadi Ungkap Tanggal Kepulangan ABK Sukabumi yang Terlantar di Fiji

Sementara itu, sebelumnya Wakil Ketua DPD Gerindra Jawa Barat, Buky Wibawa, mengaku ikut kaget ketika isu tersebut tiba-tiba ramai.

"Dia aktif berkeliling dan bukan tipikal pemimpin di belakang meja. Saya melihat dia memang sosok yang seperti itu. Dia adalah sosok yang perasaannya mudah tersentuh-dia sendiri sering menyampaikan bahwa dirinya mudah tersentuh-lalu mencoba menyelesaikan masalah tersebut," katanya.

Ia menanggapi rumor kepindahannya dengan santai dan memastikan bahwa kabar yang beredar di publik tersebut murni bohong atau hoaks.

Gambar terkait Rumor Dedi Mulyadi Pindah Ke Psi Gerindra Buka Suara

Read more

Isu yang beredar mengenai akan pindahnya KDM sapaan akrabnya dari Partai Gerindra ke PSI tidak diketahui sumber awalnya.

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Beredar Isu Dedi Mulyadi Pindah Haluan ke PSi, KDM Beri Jawaban Santai.

Bestari juga membantah PSI tengah berupaya menggaet Dedi untuk Pemilu 2029. Ia mengatakan partainya saat ini masih berfokus pada proses verifikasi faktual di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Buky menyebut, Dedi Mulyadi justru merasa terheran-heran dan terkaget saat mendengar wacana pindah ke PSI yang beredar. Bahkan, Dedi Mulyadi menegaskan, bahwa ide untuk berpindah partai sama sekali tidak pernah melintas di pikirannya.

Gambar terkait Rumor Dedi Mulyadi Pindah Ke Psi Gerindra Buka Suara

Buky menuturkan saat ini Demul merupakan kader partai Gerindra. Bahkan posisinya di Gerinda sebagai dewan pembina.

Read more

Buky mengatakan dirinya belum melihat tanda-tanda Dedi Mulyadi akan meninggalkan Gerindra. Menurut dia, Dedi masih berstatus sebagai kader Gerindra sekaligus menjabat Dewan Pembina Gerindra Pusat.

Wakil Ketua Gerindra Jabar Buky Wibawa Karya Guna mengaku belum mengetahui dasar munculnya isu tersebut. Ia juga menegaskan Dedi Mulyadi alias Demul atau KDM sebelumnya telah menyatakan dukungannya terhadap Prabowo Subianto untuk memimpin Indonesia.

Pria yang akrab disapa KDM tersebut menegaskan bahwa hingga saat ini dirinya masih menjabat secara sah sebagai Wakil Ketua Umum Dewan Pembina Partai Gerindra.

Gambar terkait Rumor Dedi Mulyadi Pindah Ke Psi Gerindra Buka Suara

Baca Juga: Dedi Mulyadi Klarifikasi Soal Keisha Mahasiswa Unpad Diisukan Enggan Kuliah Gara-gara Dirinya

Read more

Rekrutmen Petugas Haji 2027 Resmi Dibuka Kemenhaj, Berikut Syarat dan Tahapan Lengkapnya

Rumor Dedi Mulyadi bergabung dengan PSI sebelumnya juga dibantah Dewan Pimpinan Pusat PSI.

“PSI itu partai yang terbuka, siapa pun bisa bergabung tak terkecuali KDM. Tapi kalau soal KDM bergabung atau tidak, itu harus menunggu kabar pasti,” kata Marshall.

"Bagaimanapun, ia adalah kader Gerindra dan menjabat sebagai Dewan Pembina di Gerindra Pusat. Ini menunjukkan kualitas moral dan etika yang kuat. Jadi, beberapa kali saya bertemu dengan Demul, saya belum melihat tanda-tanda ke arah sana. Saya juga merasa aneh dengan keriuhan ini," ujarnya.

Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat, Buky Wibawa Karya Guna memastikan rumor itu tidak berdasar. Ia mengaku, sudah mengonfirmasi isu kepindahan tersebut secara langsung kepada Dedi Mulyadi melalui sambungan telepon.

Gerindra Jawa Barat (Jabar) buka suara soal isu bahwa Gubernur Jabar Dedi Mulyadi akan meninggalkan partai itu demi gabung PSI.

Read more

Ketua DPP PSI Bidang Politik Bestari Barus mengatakan tidak ada komunikasi antara PSI dan Dedi Mulyadi terkait rencana bergabung dengan partai tersebut.

Dia pun membantah bahwa kiprah Dedi Mulyadi yang kerap bepergian ke sejumlah tempat, termasuk luar Jawa Barat, untuk membantu adalah untuk mencari simpati. Termasuk, safari ke NTT pascagempa besar pekan lalu yang juga dikaitkan dengan isu kepindahannya ke PSI.

JAKARTA, TELISIK.ID - Rumor Dedi Mulyadi pindah dari Gerindra ke PSI mencuat, tetapi Gerindra Jawa Barat dan PSI sama-sama membantah adanya rencana tersebut.

"Dia aktif berkeliling dan bukan tipikal pemimpin di belakang meja. Saya melihat dia memang sosok yang seperti itu. Dia adalah sosok yang perasaannya mudah tersentuh-dia sendiri sering menyampaikan bahwa dirinya mudah tersentuh-lalu mencoba menyelesaikan masalah tersebut," katanya.

Salah satu kegiatan yang dikaitkan dengan rumor tersebut ialah kunjungan Dedi ke Nusa Tenggara Timur setelah wilayah tersebut dilanda gempa besar pekan lalu.

Gerindra Jawa Barat buka suara soal isu Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akan meninggalkan partainya dan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Gerindra menegaskan Dedi masih merupakan kader sekaligus Dewan Pembina Gerindra Pusat. Sementara itu, PSI menyatakan tidak ada komunikasi maupun pembicaraan mengenai perekrutan Dedi Mulyadi sebagai kader. (C)

Menurut Buky, ia memahami karakter Dedi yang memang senang turun langsung untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan.

Dedi Mulyadi mengaku heran dengan beredarnya isu tersebut dan mempertanyakan sumber rumor yang menyebutkan ia akan pindah ke partai lain.

Buky langsung mengkonfirmasi isu itu kepada Dedi Mulyadi. Menurutnya, Dedi Mulyadi tidak mengetahui kabar tersebut dan merasa kaget.

Buky berujar, Dedi Mulyadi saat ini memegang peranan penting sebagai anggota Dewan Pembina DPP Partai Gerindra. Kedudukan strategis itu menuntut integritas tinggi serta komunikasi yang intensif bersama jajaran pengurus pusat partai.

Buky menyebut, Dedi Mulyadi justru merasa terheran-heran dan terkejut saat mendengar wacana pindah ke PSI yang beredar.

Buky mengatakan bantuan yang diberikan Dedi juga bukan sesuatu yang berbeda dengan dilakukan sejumlah kepala daerah lain. Ia menyebut bantuan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Timur juga diberikan atas dasar kemanusiaan.

Ketua DPP PSI Bidang Politik Bestari Barus mengatakan hingga kini tidak ada komunikasi antara PSI dan Dedi terkait rencana bergabung dengan partai tersebut.Ia bahkan mengaku tidak mengetahui dari mana isu tersebut berasal.

"Sampai hari ini saya adalah Wakil Ketua Umum Dewan Pembina Partai Gerindra," ungkapnya.

Selain itu, dia menegaskan belum melihat ada rencana Dedi untuk hengkang dari Gerindra.

Sebagai informasi, sebelum jadi kader Gerindra, Dedi Mulyadi adalah anggota Golkar bahkan pernah menjadi pemimpin partai tersebut, termasuk di Jabar.

"Saya tidak tahu data dan variabel apa yang menduga-duga Dedi Mulyadi (Demul) mau hijrah ke PSI. Namun, ada pernyataan sanggahan secara tegas bahwa Demul membantah hal tersebut. Dalam pernyataannya, ia menghendaki Prabowo untuk memimpin Indonesia," kata Buky saat dihubungi awak media, seperti dikutip dari CNN Indonesia, Selasa (25/8/2026).

Rumor tersebut sempat mencuat seusai KDM melakukan kunjungan kerja ke Nusa Tenggara Timur untuk menyerahkan bantuan perbaikan rumah warga korban gempa.

"Saya tidak tahu data dan variabel apa yang menduga-duga Dedi Mulyadi (Demul) mau hijrah ke PSI. Namun, ada pernyataan sanggahan secara tegas bahwa Demul membantah hal tersebut. Dalam pernyataannya, ia menghendaki Prabowo untuk memimpin Indonesia," kata Buky saat dihubungi, Senin (23/8).

Ia mengaku tidak mengetahui asal mula isu mengenai kepindahan Dedi Mulyadi ke PSI.

Kendati demikian, Marshall tidak menampik bahwa PSI menjalin komunikasi dengan Dedi Mulyadi. Sebab, PSI merupakan salah satu partai yang mendukung pasangan Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan dalam Pilgub Jawa Barat 2024.