Update Terkini Karhutla Di Berbagai Wilayah Indonesia

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id
Google menyebut informasi kebakaran hanya muncul pada tingkat pembesaran tertentu. Oleh karena itu, pengguna perlu melakukan zoom in menuju wilayah yang ingin diperiksa.
"Berdasarkan laporan terkini hingga Sabtu (1/8/2026) pukul 23.00 WIB, BPBD Kabupaten Banyumas telah mendistribusikan sebanyak 27.000 liter air bersih atau setara lima tangki ke sejumlah wilayah terdampak," jelasnya.
Menurutnya, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Sementara itu, luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar lima hektare. Lalu, di Provinsi Jawa Tengah, BNPB juga menerima laporan kejadian karhutla yang terjadi di Kabupaten Wonogiri, tepatnya di Desa Gemantar, Kecamatan Selogiri. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan oleh pihak terkait.

BMKG menyebut, pada periode April-Mei 2025, risiko karhutla umumnya rendah, namun beberapa area di Riau, Sumatera Utara dan NTT mulai menunjukkan risiko menengah hingga tinggi.
Sementara itu, lanjut dia, pada periode April-Mei 2025, risiko karhutla umumnya rendah, namun beberapa area di Riau, Sumatera Utara, dan NTT mulai menunjukkan risiko menengah hingga tinggi. Adapun Bulan Juni 2025, peningkatan signifikan risiko karhutla terjadi di wilayah Riau (41,5 persen wilayah berisiko tinggi), Sumatera Utara, Jambi, dan sekitarnya.
Saat ini, El Nino belum mencapai puncaknya, namun luasan kebakaran sudah masif. Luasan karhutla pada Januari-Juli sudah mencapai 202 ribu hektare. Luasan ini sekitar dua kali lipat periode sama tahun 2023 dan 2019, saat fenomena El Nino juga melanda. Namun, tak seluas periode sama tahun 2015 -- tahun krisis asap Asia -- dimana luasannya mencapai 600 ribu hektare.
Data kebakaran yang tertangkap di Google Maps bersumber dari berbagai lembaga satelit resmi seperti NASA, NOAA, dan JMA dengan update secara berkala. Berikut cara mengecek titik kebakaran di Google Maps:

POS-KUPNG.COM – BMKG menyebut NTT dan Sejumlah wilayah berisiko tinggi terhadap Ancaman Kebarakan Hutan dan Lahan ( karhutla ).
Citra Polar Hotspot BMKG adalah layanan yang menampilkan citra satelit terbaru untuk melihat lokasi hotspot di Indonesia, khususnya Kalimantan, menggunakan sensor VIIRS dan MODIS. Bisa diakses melalui situs resmi BMKG.
Secara historis, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat beberapa kali karhutla skala besar, kebanyakan terjadi bertepatan dengan fenomena El Nino. Meskipun, ini dijelaskan bukan sebagai penyebab utama. Pasalnya, berbagai kajian menunjukkan bahwa sebagian besar karhutla di Indonesia dipicu oleh aktivitas manusia yaitu pembukaan lahan dengan membakar.
BMKG menggunakan sensor VIIRS dan MODIS pada beberapa satelit polar untuk mengamati titik-titik kebakaran hutan di berbagai wilayah Indonesia, khususnya di Kalimantan. Berikut cara mengeceknya:
Setelah lapisan kebakaran hutan diaktifkan, pengguna dapat memperbesar tampilan menuju wilayah yang ingin diperiksa, seperti Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, atau Kalimantan Utara.
“Saat ini Indonesia tengah memasuki musim kemarau dan karhutla berpotensi terjadi. Seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, organisasi non-pemerintah, dan masyarakat luas perlu melakukan aksi mitigasi untuk mengurangi risiko dan dampak dari karhutla,” ungkap Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati dalam Apel Kesiapsiagaan Nasional Karhutla di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau, Selasa (29/4).
Sebagai bentuk antisipasi, BMKG bersama BNPB dan pemerintah daerah mendorong upaya-upaya pembasahan lahan, upaya-upaya mempertahankan tinggi muka air di lahan, dan pengisian embung-embung serta kanal dengan memanfaatkan hujan yang masih ada saat periode transisi menjelang musim kemarau. Upaya penguatan lainnya juga dilakukan dalam bentuk penyiagaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), patroli udara, serta pengawasan lapangan secara berkala, khususnya di wilayah Riau yang saat ini telah berstatus siaga darurat karhutla.
Hotspot merupakan titik panas yang dideteksi satelit berdasarkan adanya anomali suhu di suatu wilayah. Artinya, kemunculan satu atau beberapa titik panas belum dapat dijadikan bukti mutlak sedang terjadi kebakaran besar.
Karhutla juga melanda kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur. Hingga 22 Agustus 2026, luas area yang terbakar dilaporkan mencapai sekitar 673,4 hektare. Lokasi kebakaran yang sulit dijangkau membuat penanganan membutuhkan dukungan operasi udara.
Dwikorita memaparkan, BMKG memprediksi awal musim kemarau 2025 akan terjadi secara bertahap mulai akhir April hingga Juni di sebagian besar wilayah, dengan puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada periode Juni–Agustus. Sifat kemarau diprediksi didominasi kondisi normal (sekitar 60 persen), namun 26 persen wilayah berpotensi mengalami kemarau atas normal (lebih basah) dan 14 persen bawah normal (lebih kering).
"(Estimasi kerugian akibat karhutla 2015) ini lebih dari dua kali lipat biaya rekonstruksi Aceh setelah tsunami 2004," demikian tertulis dalam Laporan bertajuk The Cost of Fire yang dirilis Bank Dunia pada Februari 2016.
Dia menerangkan, berkurangnya curah hujan menyebabkan sejumlah sumber air bersih di wilayah Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah mulai mengering sehingga masyarakat mengalami kesulitan memperoleh air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. BPBD Kabupaten Banyumas bersama pemerintah desa, unsur kemanusiaan, dan masyarakat terus melakukan upaya pemenuhan kebutuhan dasar bagi warga terdampak. Adapun kebutuhan mendesak saat ini meliputi pasokan air bersih dan penampungan air.
Secara ekonomi, Bank Dunia memperkirakan kerugian akibat kebakaran dan asap pada 2015 mencapai US$ 1,6 miliar atau setara Rp221 triliun dengan kisaran kurs rupiah saat itu. Ini setara 1,9 persen dari PDB Indonesia pada tahun tersebut.
Asap pekat dilaporkan mengepung sejumlah wilayah dalam waktu berbulan-bulan, dengan jarak pandang di beberapa lokasi turun hingga hanya 100 meter. Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) bahkan tercatat menembus lebih dari 2.000, masuk kategori sangat berbahaya. Aktivitas pendidikan dan penerbangan di wilayah paling terdampak di dalam negeri lumpuh selama 2-3 bulan.
Di Kalimantan Barat, pemerintah mengerahkan dukungan pesawat dan helikopter untuk melakukan operasi pemadaman. Teknologi modifikasi cuaca juga dilakukan untuk membantu meningkatkan curah hujan di wilayah terdampak.
Nah, itu tadi 4 platform yang bisa kalian gunakan untuk memantau titik kebakaran hutan di Kalimantan dan di wilayah Indonesia lainnya secara real-time.
Area merah menunjukkan perkiraan wilayah yang terdampak kebakaran aktif, sedangkan area kuning menunjukkan wilayah dengan tingkat kepastian yang lebih rendah.
Selain SiPongi+, masyarakat dapat menggunakan layanan Citra Polar Hotspot BMKG untuk memantau deteksi titik panas di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Kalimantan.
Pemerintah mengerahkan berbagai upaya untuk mengendalikan karhutla, mulai dari patroli darat, pemadaman langsung, pengerahan helikopter, hingga modifikasi cuaca.
Karena itu BMKG mengingatkan NTT dan Sejumlah Wilayah agar meningkatkan kesiapsiagaan terhadap Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan tersebut.
“Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar semua pihak menjaga agar karhutla tidak meluas. Ini menyangkut nama baik Indonesia, kesehatan masyarakat, dan kestabilan kawasan,” ujarnya.
Selain Google Maps, kalian juga bisa memanfaatkan layanan Citra Polar Hotspot yang disediakan oleh BMKG. Layanan ini menampilkan citra satelit terbaru untuk membantu melihat lokasi hotspot di Indonesia.
Krisis asap ketika itu melampaui batas wilayah Indonesia. Asap dari Sumatra dan Kalimantan terbawa angin hingga ke negara-negara tetangga, terutama Singapura dan Malaysia, mengganggu kualitas udara dan aktivitas masyarakat di kawasan.